Gue udah kelas XII (baca : kelas
3 SMA). Tapi gue belum pernah bikin puisi. Sekalinya galau langsung jadi nih
puisi. Langsung aja ya baca puisi bikinan gue yang pertama. Kasih kritik dan
saran buat gue dan judul buat puisi ini. Hehehe.
Aku tau aku
rindu dengannya,
wanita yang
bisa membuatku tak merasakan apa pun selain bahagia.
Aku rindu
sepotong senja di ruang tamunya,
lengkap dengan
cangkir-cangkir teh dan letupan kecil senyumnya.
Aku rindu
menyimak tawa renyahnya,
tawa yang bisa
membangunkan bunga sakura dari tidur panjangnya.
Rindu ini
seperti gempa, gempa di hati karenanya.
Tapi kini ku
paham, membalas rindu tak harus bertemunya, tak harus menyentuhnya.
Karna ku yakin
Tuhan sedang menulis cerita indahku untuk bertemu dengannya.
Ya, dia.
Sosok malaikat
tanpa sayap yang bisa mengetuk pintu hatiku dengan mudahnya.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar