Gue bikin puisi lagi nih. Dan tanpa judul lagi
-______-. Emang paling susah itu bikin judul, apalagi judul puisi. Langsung aja
nih. Lets read~
Lihatlah bagaimana Tuhan
melukismu,
melahirkan keceriaan lewat
senyum renyahmu,
memberikan kehangatan lewat
pelukan dari kedua tanganmu,
memantulkan cahaya bintang
lewat kedua bola matamu,
dan semua yang indah ada dalam
dirimu,
Bumi seakan berhenti berotasi
ketika kamu berjalan di hadapanku.
Aku ingin menyapamu,
mendekatimu tapi apa daya aku
malu.
Aku hanya bisa melihat dan
menjagamu dari balik pintu hatiku.
Seandainya kamu tahu,
cintaku untukmu tak seperti
burung yang sedang bermigrasi,
pindah kesana kemari.
Cintaku untukmu hanya ingin
melihatmu tertawa dan tersenyum bahagia.
Walaupun itu semua bukan
untukku,
tapi itu sudah lebih dari cukup
untuk membuatku bahagia sepertimu.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar